Sabtu, 22 September 2007

Ki Ageng Mangir Kena “Apus Krama”

KETIKA Panembahan Senopati menjadi raja pertama di Mataram, di Mangir terdapat seorang sakti bernama Ki Ageng Mangir Wanabaya. Memiliki tombak ampuh bernama Baruklinting. Dikabarkan, Ki Ageng Mangir akan memberontak terhadap Mataram. Berkali-kali diminta menghadap Mataram, tak ditanggapi. Khawatir terjadi pemberontakan, Panembahan Senopati meminta nasihat Ki Juru Mertani. Siasat yang akan dipakai adalah “apus karma” atau tipu daya halus.

Karena Ki Ageng Mangir gemar akan tarian dan gendhing-gendhing, Puteri Pembayun (anak P Senopati) diutus ke Mangir menyamar sebagai ledhek. Bila terpikat lalu menikahi Puteri Pembayun, otomatis Ki Ageng Mangir menjadi menantu dan harus sowan ke Mataram.

Demi kepentingan negara, Puteri Pembayun memenuhi tugas itu. Setelah siap dengan berbagai peralatan dan pengiringnya, misi apus krama itu pun berangkat. Ki Ageng Mangir pun tertarik pada keindahan tarian Puteri Pembayun yang cantik. Singkat kata, ledhek itu pun diperisteri Ki Ageng Mangir.

Tak begitu lama, Puteri Pembayun hamil. Teringat pada tujuan misi, Puteri Pembayun berterus terang sebagai anak Panembahan Senopati. Ki Ageng Mangir terkejut. Sebagai menantu, terpaksa harus menghadap mertua. Acara penerimaan Ki Ageng mangir di Keraton Mataram, lalu diatur. Sebelum rombongan tiba, Ki Juru Mertani lalu membuat tarub amat rendah. Ketika sampai di Mataram, Ki Ageng Mangir sempat terperanjat melihat pasangan tarub itu. Tombaknya lalu ditinggal di luar.

Tiba saatnya Ki Ageng Mangir melakukan sungkem, tiba-tiba Panembahan Senopati memegang kepala Ki Ageng Mangir dan dihantamkan pada batu tempat duduk Panembahan yang bernama Sela Gilang. Kepala Ki Ageng Mangir hancur dan tewas seketika. Jenazahnya dikubur di makam kerabat Mataram Kotagede. Tapi separuh badan ditaruh di luar, separuh lagi ada di dalam. Sebagai peringatan, meski Ki Ageng Mangir menantu, tapi juga musuh. Tempat tinggal Ki Ageng Mangir sekarang dikenal dengan Mangiran, masuk kecamatan Srandakan, Bantul, persis di timur Kali Progo. Dulu, sering terlihat cahaya terang di Mangiran, tapi setelah didekati tak kelihatan.(moel/mol)
http://www.metrobalikpapan.co.id/ber...i=284&id=76156

15 komentar:

papi mengatakan...

tempat tiggal ki ageng mangir bukan d mangiran. tapi di dusun mangir , kecamatan pajangan..buktinya adalah bekas kraton dan batu gilang.

mBah Parto mengatakan...

menurut setahu saya, Ki Ageng Mangir tidak berdomisili di Mangiran, tapi di daerah Mangir, Bantul bagian barat, dekat pertemuan dua sungai, Bedhog dan Progo..
di tempat itu masih ada petilasan Ki Ageng Mangir berupa watu gilang dan dua buah pohon beringin putih

Cah mangir Oyee mengatakan...

Forum diskusi pemuda mangir
http://kitakelolamangiryuk.xtgem.com

Cah mangir Oyee mengatakan...

Mangir,Sendangsari Pajangan Bantul Yogyakarta
Just it's!

Dhian Hari M.D. Atmaja mengatakan...

Mangir tidak lantas bisa semerta2 menjadi Mangiran, Kang...

Kie ki, teknik menggatak-menggatuk sing ora mathuk :D sorry kang..

menulis bukan suatu sejarah bukan hanya beradasarkan pada kata2... tapi juga pada kefaktualan data.

Salam
Dhian Hari M.D. Atmaja

Dhian Hari M.D. Atmaja mengatakan...

Mangir tidak lantas bisa semerta2 menjadi Mangiran, Kang...

Kie ki, teknik menggatak-menggatuk sing ora mathuk :D sorry kang..

menulis bukan suatu sejarah bukan hanya beradasarkan pada kata2... tapi juga pada kefaktualan data.

Salam
Dhian Hari M.D. Atmaja

Cah mangir Oyee mengatakan...

Akan hadir, informasi seputar cerita sejarah mangir, kegiatan-kegiatan serta tempat-tempat menarik dimangir yang bisa anda kunjungi. Website mangir http://mangir.web.id

Irvan mengatakan...

Ki Ageng Mangir ini hampir hilang dari sejarah Umum kisahnya :).

Ki Ageng Mangir yang saya dengan ceritanya, dia pemberontak karena tidak setuju kalau Raja memminta upeti2 kepada rakyat jelata. Oleh karena itu Ki Ageng Mangir Melindungi rakyat2 kecil dari penindasan Kerajaan Mataran Kuno.

Dan ki Ageng Mangir ini Cucu dari Raja Majapahit Brawijaya V.

Saya sendiri masih penasaran dengan cerita Detailnya :). Karena banyak dari cerita sejarang yang hanya menggambarkan kisah dari Kerajaan Mataramnya.

BLOG KI AGENG MANGIR PEMBAYUN mengatakan...

Ada banyak versi tentang Ki Ageng Mangir dan Kanjeng Ratu Roro Sekar Pembayun, namun kami dari pihak trah Mangir mempunyai versi yang sangat berbeda dari versi yang selama ini tercerita , baca blog kami http://pembayun-mangir.blogspot.com/ , akan anda temui kejuatan sesungguhnya trah Mangir adalah trah yang sangat mempersiapkan diri untuk menjadikan keturunannya tokoh pemimpin terbaik bangsa ini dimasa yang akan datang

Asosasi Petani Pelopor Penghijauan mengatakan...

Tulisan yang menarik, kunjungi blogku juga ya pak.bu, mas dan mbak!. Tak ada yang lebih menyedihkan dan mengharukan dari kisah Mangir pembayun, seperti juga ketika saya bersimpuh di makam Pembayun di Kebayunan Tapos Depok Jawa Barat, bersebelahan dengan makam anaknya Raden Bagus Wonoboyo dan makam Tumenggung Upashanta, kadang sebagai trah Mangir, aku merasa bahwa akhirnya mataram dan mangir bersatu mengusir penjajah Belanda di tahun 1628-29, cobalah cermati makam cucu Pembayun yang bernama Utari Sandi Jayaningsih, Penyanyi batavia yang akhirnya memenggal kepala Jaan Pieterz Soen Coen pada tanggal 20 September 1629, setelah sebelumnya membunuh Eva Ment istri JP Coen 4 hari sebelumnya, kepala JP Coen yang dipenggal oleh Utari inilah yang dimakamkan di tangga Imogiri, Spionase mataram lagi lagi dijalankan oleh cucu Pembayun dan ki Ageng Mangir, informasi buka http://kelompok-tani.com : pahlawan kali sunter.

Ki Ajar Alang Alang, Putra Radian Kolosingo, Trah Ki Ageng Mangir mengatakan...

i Ageng Mangir tidak perlu diperangi malah kalau bisa dirangkul, Patih Mondorokolah yang mengusulkan kepada Panembahan Senopati agar Ki Ageng Mangir ditarik kedalam barisan kekuatan (Aliansi) Mataram Mangir, , sebagai murid Sunan Kalijaga langsung, sangat mustahil kalau beliau mengawinkan cucu tercintanya dengan seorang non Muslim yang terjadi adalah proses dakwah Mataram melalui kesenian di wilayah Mangir, oleh karena itu Ki Ageng Mangir Wonoboyo III adalah menantu syah dari Panembahan Senopati, pengislamanya adalah proses panjang yang disetujui dan direstui sepenuhnya oleh Panembahan Senopati dan berakhir dengan pernikahan antara Roro Pembayun dengan Ki Ageng Mangir

adalah sangat aneh mendeskripsikan singgasana dengan sebuah batu tempat shalat, tidaklah mungkin singgasana Panembahan Senopati dari batu pipih hitam setinggi 40 Cm . Sebagai seorang raja, tidaklah layak mengingkari janjinya menerima Mangir sebagai menantu dihadapan pisowanan agung (kecuali orang lain yang menuliskan kisah palsunya) , Pembunuhan Ki Ageng Mangir pastilah dilakukan oleh orang lain (diduga Raden Ronggo, putra Panembahan Senopati yang memang kontroversial keberadaannya) pembunuhan dilakukan saat Ki Ageng Mangir sedang shalat diatas watu Gilang,ini menandakan hubungan Ki Ageng Mangir yang sangat dekat dengan Panembahan Senopati, pembunuhan Ki Ageng Mangir oleh Raden Ronggo dilakukan dengan watu gatheng yang dihantamkan pada tengkuk Ki Ageng Mangir ketika beliau sedang sujud. oleh karena itu penulis setuju bahwa Ki Ageng Mangir meninggal akibat pecahnya tengkorak Ki Ageng Mangir. pembaca akan setuju dengan penulis bahwa sangat besar kemungkinan Ki Ageng Mangir terbunuh saat sedang shalat.
Raden Ronggo membunuh Ki Ageng Mangir karena dipengaruhi oleh para adipati yang sedang melakukan perlawanan kepada Panembahan Senopati, dengan cara dipanas panasi bahwa Ki Ageng Mangir jauh lebih sakti dari Raden Ronggo di Mataram,Berita pembunuhan Ki Ageng Mangir oleh Panembahan Senopati di singgasananya adalah sangat tendensius dan mengaburkan kisah sebenarnya yaitu kisah Pengislaman Ki Ageng Mangir oleh Roro Pembayun dibantu Patih Mondoroko atau ki Juru Mertani, Inilah alasan mengapa para orientalis Belanda termasuk HJ De Graff membiarkan cerita sejarah ini berkembang, kemungkinan besar dengan pertimbangan bahwa asumsi Panembahan Senopati membunuh Ki Ageng Mangir adalah bukti kepengecutan dan kebengisan Panembahan Senopati sangatlah sesuai dengan politik "divide et empera" alias politik adu domba Penjajah Belanda disaat itu ,
Akhirnya atas perintah Panembahan Senopati raden Ronggo terbunuh secara misterius, diduga Raden Ronggo terbunuh oleh tombak kyai Baru Klinting milik Mangir oleh salah satu kerabat Mangir yaitu Patih Rojoniti diluar benteng kraton Kotagedhe. Tampaknya para kerabat Mangir memahami sebab sebab kematian pemimpinnya itu sehingga tidak timbul gejolak di wilayah Mangir juga mereka sudah diberi kesempatan membalas kematian Ki Ageng Mangir pada pembunuhnya.Sementara situs sejarah peninggalan Mangir berupa arca dan candi hindu yang menunjukkan ki Ageng Mangir adalah seseorang yang sebelumnya menganut agama Hindu, justru memperjelas bahwa akhirnya Ki Ageng Mangir mengikuti jejak putra - putri Brawijaya lainnya yaitu masuk Islam


Sementara Roro Pembayun sebagai pahlawan Mataram diungsikan ke tanah Pati tempat kakeknya Ki Ageng Penjawi untuk mengobati luka hati akibat pembunuhan Ki Ageng Mangir suaminya, selanjutnya roro Pembayun melahirkan Bagus Wonoboyo yang ketika besar diasuh oleh pangeran Benawa putra Jaka Tingkir di Kendal Jawa tengah. Jadi kerabat Mataram masih selalu melindungi keberadaan Pembayun dan putranya itu, bahkan Pembayun dan Bagus Wonoboyo masih bertempur di Palagan Jepara 1618 bersama Tumenggung Bahurekso (tokoh kesayangan Sultan Agung), palagan gerilya Pangeran Jayakarta melawan JP Coen di Batavia yang berbasis di Kali Cikeas/ kali Sunter Tapos Depok 1620 dan terakhir palagan akbar Benteng Batavia VOC 1628 - 1629 .http://pahlawan-kali-sunter.blogspot.com/

PURWA BASKARA ADI mengatakan...

Hanya mengingatkan kalau nggak salah mataram kuno itu eranya agama Hindu sedangkankan yang dipermasalahkan disini era mataram baru/islam mas. Biar nggak rancu

PAK WAWANG DI BALI mengatakan...

kami sekeluarga tak lupa mengucapkan puji syukur kepada ALLAH S,W,T
dan terima kasih banyak kepada AKI atas nomor togel.nya yang AKI
berikan 4 angkah 2641 alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI.
dan alhamdulillah sekarang saya bisa melunasi semua utan2 saya yang
ada sama tetangga.dan juga BANK BRI dan bukan hanya itu AKI. insya
allah saya akan coba untuk membuka usaha sendiri demi mencukupi
kebutuhan keluarga saya sehari-hari itu semua berkat bantuan AKI..
sekali lagi makasih banyak ya AKI… bagi saudara yang suka main togel
.
yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hubungi AKI DARMO,,di
0823-1014-2255,, insya allah anda bisa seperti saya…menang togel 175
juta, wassalam.


dijamin 100% jebol saya sudah buktikan...sendiri....


Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini !!!!


1"Dikejar-kejar hutang

2"Selaluh kalah dalam bermain togel

3"Barang berharga anda udah habis terjual Buat judi togel


4"Anda udah kemana-mana tapi tidak menghasilkan solusi yg tepat


5"Udah banyak Dukun togel yang kamu tempati minta angka jitunya
tapi tidak ada satupun yang berhasil..

Solusi yang tepat jangan anda putus aza....AKI DARMO akan membantu
anda semua dengan Angka ritwal/GHOIB:
butuh angka togel 2D,3D,4D SGP / HKG / MALAYSIA / TOTO MAGNUM / DAN SPORTS TOTO 4D 5D 6D dijamin
100% jebol
Apabila ada waktu
silahkan Hub: AKI DARMO DI NO: (((082-310-142-255 )))

ATAU KETIK DI SINI,http://suhuacay.blogspot.com

Muhammad Dawud mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Pak Rudi mengatakan...

Buat saudara punya permasalahan ekonomi:hub aki santoro,karna saya sudah membuktikan bantuan aki santoro,yang berminat,silahkan hubungi aki santoro di no:0823 1294 9955, ATAUKLIK DISINI